IMPIAN ADALAH AWAL DARI SEBUAH CITA CITA........
DENGAN DO'A, KETEKUNAN, KERJA KERAS, & PANTANG MENYERAH...........
AKAN KURENGKUH IMPIAN ITU MENJADI SEBUAH CITA CITA YANG BERBUAH KENYATAAN...............
PERTANIAN ORGANIK.........

ORGANIK IS MY LIVE

ORGANIK IS MY LIVE

Senin, 04 Januari 2010

PAPRIKA ORGANIK

paprika (Capsicum annum var. Grossum)

Paprika (Capsicum annum var. Grossum) merupakan salah satu jenis sayuran yang dibudidayakan di bawah naungan (protected cultivation). Di negara-negara tropis seperti Indonesia, teknik protected cultivation masih harus dikembangkan. Petani di Indonesia menggunakan struktur bangunan rumah platik yang sederhana untuk produksi sayuran tersebut.
Pada beberapa tahun belakangan ini, di Indonesia terdapat peningkatan permintaan sayuran yang diproduksi di rumah plastik. Kualitas produk sayuran yang dihasilkan dari rumah plastik lebih baik daripada yang dihasilkan di lahan terbuka. Ini merupakan penyebab meningkatnya permintaan sayuran yang diproduksi di rumah plastik. Permintaan paprika juga meningkat terus, baik permintaan pasar lokal maupun untuk pasar ekspor. Pada saat ini, paprika dari Indonesia di ekspor ke Singapura.
Pada umumnya, tanaman paprika yang dibudidayakan di rumah plastik menggunakan kultivar intermediate dimana tanaman secara bertahap dan terus menerus tumbuh dan berkembang membentuk daun, batang, bunga, dan buah yang baru. Kultivar intermediate memerlukan pemangkasan (pruning) untuk mempertahankan pertumbuhannya. Dalam rangka untuk mengoptimalkan hasil tanaman paprika pada budidaya tanaman paprika di bawah naungan, keseimbangan antara pertumbuhan vegetatif ( daun dan batang) dan generatif (bunga dan buah) harus dipelihara dan dipertahankan.

Rumah plastik
Rumah plastik yang terbuat dari bambu merupakan rumah plastik yang umum digunakan oleh petani di Indonesia. Rumah plastik dari bambu selain harganya relatif murah, material bambu mudah didapat di hampir semua daerah. Namun demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi rumah plastik bambu dengan konstruksi yang berat banyak mengurangi cahaya matahari yang penting untuk tanaman paprika.
Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) telah mempekenalkan rumah plastik yang terbuat dari kayu dan metal, dimana rata-rata rumah plastik kombinasi kayu dan metal dapat mengintersepsi cahaya matahari 12,6% lebih tinggi daripada rumah plastik bambu. Adanya perbedaan dalam intersepsi cahaya matahari di dalam masing-masing rumah plastik menyebabkan adanya perbedaan hasil panen paprika dan bobot buah serta jumlah buah per tanaman. Hasil buah paprika yang ditanam di rumah plastik kombinasi kayu dan metal lebih tinggi daripada yang ditanam di rumah plastik bambu.



Budidaya paprika
Sebelum tanaman paprika ditanam di rumah plastik, benih atau biji paprika perlu disemai terlebih dahulu. Penyemaian benih paparika dapat dilakukan di baki persemaian dengan menggunakan arang sekam atau rockwool. Biasanya benih paprika berkecambah pada umur sekitar 7 hari setelah semai yang ditandai dengan tumbuhnya tunas pada lembaga. Pada umur 12-15 hari setelah semai, bibit semaian dipindahkan ke polybag kecil dengan ukuran diameter 15 cm. Bibit semaian dapat juga dipindahkan langsung ke polybag yang besar dengan ukuran diameter 30 cm untuk kemudian ditanam langsung di rumah plastik.
Tanaman semaian paprika dapat dipindahkan dan ditanam di rumah plastik setelah mempunyai dua daun atau sekitar 6 minggu setelah semai. Jarak tanam antara polybag 1,2 m x 0,4 m. Media tanam yang umum digunakan adalah arang sekam.
Dalam sistem penanaman paprika, penggunaan air diintegrasikan dengan penggunaan nutrisi atau pupuk. Nutrisi tanaman paprika sudah tersedia di pasaran dalam bentuk paket yang terdiri dari dua campuran pupuk yaitu A dan B sehingga sering disebut juga AB mix. Nilai EC yang digunakan untuk tanaman paprika tergantung pada tingkat pertumbuhannya. Tanaman kecil, yang relatif belum membutuhkan hara yang banyak, biasanya diberi EC 1 dan mulai membesar diberi EC 1,2-1,5. Bila lebih besar lagi, diberi EC 1,8-2 atau lebih tinggi lagi. Untuk tanaman paprika, sering ditingkatkan menjadi 2,5-3. pH optimum larutan nutrisi 5,5-6,0.
Periode pertumbuhan tanaman paprika pada umumnya mencapai 8 bulan. Panen tanaman paprika sebaiknya dilakukan pada saat kematangan buah mencapai 90%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar